Cekakak cekikik,tangisan,teriak teriakan dan segala polah ulahnya selalu membuatku merindukannya. Si kecil, bukan buah hatiku namun selalu ada di hatiku,bukan adikku namun selalu aku sayangi seperti aku sayang pada diri sendiri..
Mungkin ….. karena aku bungsu atau karena aku memang sangat menyukai anak kecil. Dulu, sebelum keponakan lahir, anak- anak tetangga ataupun anak sanak saudara selalu jadi hiburanku, rasanya senanggggggg sekali bisa bermain bersama mereka.
Ya Allah, jika Engkau berkehendak…ijinkanlah aku, berikanlah aku waktu untuk mendidik dan mengayomi anak- anakku kelak bersama teman hidupku.
Seringkali, ingin rasanya tiap minggu singgah di Yogyakarta sekedar melepas rindu dengan si kecil. Bermain dan tertawa-tawa bersama mereka. Disitulah duniaku selain buku- buku dan pena. Yap, mungkin karena aku bungsu. Ingin rasanya mengasihi dan menyayangi seorang adik. Alhamdulillah yang aku dapat adalah kasih sayang dari kakak- kakak tercinta, dari orangtua yang kadang berlebihan. Dan lebih bersyukur lagi karena aku punya banyak temaaaaaaaannn, punya banyak orang yang mempedulikanku, dimana aku bisa berbagi kesedihan (jahat banget ya cuma kesedihan aja yang dibagi).
Manja, itu sikap yang sudah berangsur- angsur pergi dari diri ini, mungkin karena banyaknya cobaan dan masalah dalam hidupku jadi mendewasakanku. Manja dan mungkin karena aku bungsu.


Hahaaaa…sibungsu yang kadang bikin malu karena suka salah pakai sepatu dan juga tertawa sendiri mirip trewelu.
Komentar oleh Hari yulianto — Januari 14, 2011 @ 4:28 am
seringnya merayu minta mimik susu ….wekekkekek …
Komentar oleh tantye — Januari 14, 2011 @ 6:37 am