-celoteh si bungsu-

Februari 17, 2011

Maka, menikahlah

Filed under: akhwat — tantye @ 8:41 am

Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya” (HR. Bukhori-Muslim)

Menikah itu adalah suatu kemampuan bukan hanya kemauan. Kemampuan menikah secara lahir maupun bathin melalui proses perbaikan diri yang tak pernah usai, yang tak lekang oleh waktu. Persiapan ruhiyah itulah yang paling mendasar yaitu soal menata diri dan bertanggung jawab akan tugas masing- masing. Memulai pernikahan BUKAN SOAL banyaknya tabungan yang telah dimiliki, bukan masalah sudah punya rumah atau belum, bukan tentang kendaraan yang dimiliki, ia soal kompetensi dan kehendak hati menafkahi.

Menikah adalah kemampuan mengelola ‘sabar dan syukur’. Hendaknya seorang istri bersabar dalam kesempitan dan senantiasa bersyukur dalam segala keadaan. Seorang istri harus belajar menerima pemberian Allah dengan ikhlas, apapun dan seberapapun pemberian dari suami haruslah disyukuri, seorang istri yang qanaah akan selalu hadir di hati suaminya.

Menikah merupakan proses belajar, awal dari sebuah kehidupan. Belajar mencintai pasangan karena kelemahan dan kekurangannya, jangan hanya melihat pasangan dari kelebihan dan sisi baiknya saja. Saling melengkapi satu sama lain. Istri adalah pakaian bagi suaminya dan suami adalah pakaian bagi suaminya. Tahukah fungsi pakaian? ya..pasti semua tahu, pakaian berfungsi sebagai penutup bagian tubuh yang kurang baik bahkan fungsi pakaian untuk kaum perempuan sebagai perisai utama untuk menutup aurat. Nah, hendaknya seorang istri menutup kekurangan yang ada pada suami dan suami pun menutupi kekurangan yang dimiliki istri. Mencintai karena Allah, insyaAllah bisa mencintai pasangan karena kekurangan yang dimiliki. Rasulullah SAW bersabda:Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)

Selanjutnya, tentang persiapan Maliyah (finansial) karena ini masalah yang sering menghantui dan membuat ragu. Padahal ini persoalan yang biasa. Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¨ (HR. Hakim dan Abu Dawud). Allah mahakaya, Allah akan mendatangkan rejeki dari segala penjuru bagi hamba- hambanya yang bersyukur dan selalu mengingat Allah.

Maka, menikahlah bagi yang mampu, karena menikah adalah sunnah Rasul dan bagi siapa saja yang tidak ingin melaksanakan sunnahnya maka ia bukan termasuk dalam golongannya.

Februari 9, 2011

Bahagianya menjadi wanita..Alhamdulillah ..

Filed under: note — tantye @ 9:50 am
ketika muslimah bicara

Mulianya wanita

Dapat nih dari note La Tahzan …

Indahnya wanita, dari sisi anatomi saja siapa yang tidak sepakat dengan pernyataan saya ini bahwa wanita itu memang indah, canggih. Kecanggihannya tidak tertandingi oleh teknologi yang diciptakan oleh ilmuwan manapun. Terlepas dari teknologi dan kecanggihan dari yang Maha sempurna menciptakan keindahan, Dimanakah indahnya wanita?

Mungkin ada di sudut matanya yang mengerling manja, disaat sepasang matanya yang bening bertabur pandang, menyeruak bayang dan sinaran cahaya memancar terang tapi malu-malu.

Boleh jadi ada pula di sepasang bibir merah yang mengatup membisu untuk kata-kata yang dapat menjauhkan kelembutannya. yang tidak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis, mendaratkan kecupan mesra untuk abi dan jundi-jundi kecil, sangat menghangatkan perasaan.

Sejuta perkataan belum cukup untuk menceritakan kecantikan wanita. Sejuta malah berjuta-juta kali ganda perkataan masih tidak cukup untuk mendefinisikan tentang keindahan wanita.

 

Saudariku… panjangkan syukur atas karunia keindahan yang kita miliki ini. Allah Swt menjadikan kita wanita dan memberikan kita keindahan. Namun, betapa pun dijaga, dipelihara, dibelai dan ditatap di hadapan cermin saban waktu, tiba masanya segalanya akan pergi, wajah akan suram, mata akan kedam. Satu saja yang tidak akan dimakan usia, sifat kewanitaan yang dipupuk dengan iman dan ibadah.

 

Begitu banyak kelipatan pahala yang akan diraih seorang wanita soleha. 

Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.

Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh .

Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat.

2 rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.

wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyenyak karena menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya

wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat istrinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah

wanita yang memerah susu binatang dengan “bismillah” akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkahan.

wanita yang menggiling tepung gandum dengan “bismillah”, Allah akan berkahkan rezekinya.

wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti menyapu lantai di Baitullah.

wanita yang menjaga sohlat, puasa dan taat pada suami, Allah akanmengizinkannya untuk memasuki syurga dari pintu manapun yang dia suka.

wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

wanita yang hamil akan dapat pahala beribadah pada malam hari.

wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.

Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin,matinya akan di hitung sebagai mati syahid.

Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun sholat.

Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan kabarkan berita gembira bahwa syurga wajib baginya.

Jika wanita memberi ASI kepada bayinya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun sholat dan puasa.

wanita yang meninggal dunia dengan keridhaan suaminya akan memasuki syurga.

Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadah

Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat,tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya.

Februari 1, 2011

‘Buang jauh- jauh rasa minder’

Filed under: motivasi diri — tantye @ 4:26 am

Perasaan minder itu merupakan indikasi bahwa kita masih kurang bersyukur. Dan karenanya harus dibuang jauh- jauh. Rasa mindernya lo ya yang dibuang, bukan kitanya! hehe…

Kok bisa begitu? Yap, sebab rasa minder membuktikan kita masih luput melihat begitu banyak karunia Allah yang dilimpahkan kepada kita semua. Tubuh yang sehat, Alhamdulillah. Kalaupun ada yang sakit, di luar sana masih banyak hambaNYA yang diuji penyakit lebih berat. Alhamdulillah anak- anak dan suami sehat, Alhamdulillah ibu bapak dan keluarga sehat. Alhamdulillah masih ada tempat berteduh meski sepetak. Alhamdulillah sehari- hari ada yang dimakan. Alhamdulillah masih menghirup oksigen dengan bebas dan gratisss pula. Alhamdulillah masih berjalan dengan dua kaku, dua tangan masih bisa digerakkan bahkan bisa membantu sesama, telinga masih mendengar, mata masih bisa melihat dan anggota tubuh yang lain masih berfungsi normal. Masih kurang bersyukur? Masya Allah….(sambil geleng- geleng dan bercermin dengan diri sendiri) hihihihi…

(ada lagi)

Masih bisa beribadah dengan tenang, walau kadang terasa sangat malas. Sementara muslim- muslim yang lain harus beribadah dibawah desing peluru, bom dan hidup dalam ketakutan. Begitu banyak nikmat yang Allah berikan..tak ada habisnya berucap ALHAMDULILLAH.

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk dalam golongan orang- orang yang bersyukur dan bukan dalam golongan orang- orang yang sombong.amin.

Bersyukur..jangan pernah merasa kurang, menerima segala ketentuan Allah. Lihat pada apa yang kita miliki dan bukan sebaliknya. Lihat pada apa yang orang- orang tidak miliki, padahal kita miliki. Alhamdulillah.

Tentu saja bersyukur bukan berarti pasrah meneriman keadaan dan tidak memiliki keinginan untuk berusaha lebih baik atau menggali potensi lebih giat untuk mencapai kesuksesan. Dengan bersyukur kita dapat melakukan aktifitas dengan lebih ‘enteng’ penuh semangat dan tidak mudah mengeluh.

Satu lagi alasan minder itu perlu dibuang jauh- jauh, kita tidak pernah tahu apa yang telah dilalui oleh teman- teman, tetangga ataupun kerabat kita. Belum tentu yang mereka alami lebih buruk dari apa yang kita alami. Rasa minder juga berarti kita kurang menghargai apa yang telah Allah titipkan pada kita.

Lalu, nikmat Allah yang mana kah yang kamu dustakan?

Seberapa berat ujian yang ditimpakan pada kita, tetaplah berada di jalanNYA, hadapi dengan kesabaran dan bersyukurlah karena kita masih disayang Allah..   :-)

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.